Apakah Itu Psychological Well Being?
Psychological well being adalah sikap
positif yang ditunjukkan individu terhadap dirinya dan orang lain, mampu
menetapkan keputusan sendiri dan mengelola tingkah lakunya, mampu menciptakan
dan mempertahankan lingkungan yang bermanfaat untuk dirinya, memiliki tujuan
hidup dan membuat hidupnya lebih bermakna, dan berusaha mengeksplorasi
dan mengembangkan potensinya (Karimah,
2016). Psychological
well being merupakan istilah yang digunakan untuk
menggambarkan kesehatan psikologis individu berdasarkan pemenuhan kriteria
fungsi psikologi positif. Psychological well being sebagai
fungsi positif individu, dimana fungsi positif individu merupakan arah atau tujuan
yang diusahakan untuk dicapai oleh individu yang sehat. (Sismiati,
2016).
Ryff
(dalam Sismiati,
2016) menyatakan ada
beberapa aspek yang menyusun psychological well‐being,
antara lain:
1.
Penerimaan diri (Self acceptance)
Seseorang yang psychological well being-nya
tinggi memiliki sikap positif terhadap diri sendiri, mengakui serta menerima berbagai
aspek positif dan negatif dalam dirinya.
2.
Hubungan positif dengan orang lain (Positive relations with others)
Kemampuan untuk mencintai dipandang
sebagai komponen utama kesehatan mental. Psychological well‐being
seseorang itu dikatakan tinggi apabila memiliki
empati, afeksi, dan penerimaan dalam suatu hubungan.
3.
Kemandirian (Autonomy)
Kemampuan individu dalam mengambil suatu
keputusan sendiri, mampu melawan tekanan sosial untuk berpikir dan bersikap
dengan cara yang benar, berperilaku sesuai dengan standar nilai individu itu
sendiri, serta mengevaluasi diri sendiri dengan standar personal.
4.
Penguasaan lingkungan (Environmentalmastery)
Mampu dan berkompetensi mengatur lingkungan,
menggunakan kesempatan secara efektif dalam lingkungan, serta mampu memilih dan
menciptakan konteks yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai individu itu
sendiri.
5.
Tujuan hidup (Purpose in life)
Individu yang berfungsi secara positif
memiliki tujuan, misi, dan arah yang membuatnya merasa hidup ini memiliki makna.
6.
Pengembangan pribadi (Personalgrowth)
Perasaan mampu dalam melalui tahap‐tahap
perkembangan, terbuka akan berbagai pengalaman baru, menyadari potensi yang ada
dalam dirinya, serta melakukan perbaikan dalam hidupnya setiap waktu.
Daftar Pustaka
Empati, J., & Karimah, F. N. (2016). Hubungan Antara
Psychological Well Being Dengan Self Regulated Learning Pada Remaja Putri
Penghafal Al- Qur ’ An Di P Ondok Pesantren Khalafi, 5(4), 738–743.
S, A. S. (2016). Kesejahteraan
Psikologis ( Psychological Well- Being ) Siswa Yang Orangtuanya Bercerai (
Studi Deskriptif Yang Dilakukan Pada Siswa Di Smk Negeri 26 Pembangunan Jakarta
) Abstrak, 5(1), 108–115.
wahh..bagus nih kontennya
BalasHapusbermanfaat bgt.....๐
Dilengkapi daftar pustaka, bagus Amalia!
BalasHapusMantap
BalasHapusWah yang tadinya tidak tau jadi tau. Terimakasih ARH
BalasHapusSangat menambah informasi
BalasHapusTerima kasih yaaa
Sangat bermanfaat๐
BalasHapusWahh kece sekali
BalasHapusSangat bermanfaat informasi nya,
BalasHapusApalagi disandingkan dengan sumber terpercaya ๐๐
Tulisan ini sangat membantu saya, di tunggu postingan selanjutnya yaa
BalasHapusSangat informatif mel. Semoga bisa posting hal lainnya, dilengkapi sitasi jadi semakin terpercaya dan membantu mahasiswa lainnya mengerjakan tugas. Terimakasih amell
BalasHapusWahhh bagus
BalasHapusWahhh bagus
BalasHapusWahhh bagus
BalasHapus